Al-Qur’an Sebagai Obat Utama, Ini Maksudnya!

Jika yg anda maksud ruqyah adalah harus seperti metode yg selama ini dipraktekkan praktisi, maka anda berbeda dgn saya dlm memahaminya.

Apa itu ruqyah?
Bagi saya ruqyah adalah
ما يرقى به من الدعاء لطلب الشفاء
Doa apapun, yg dibacakan utk mencari kesembuhan
( عون المعبو شرخ سنن ابو داود. ١٠ : ٣٧٠)

Ulama lain berpendapat
الرقى فى الحقيقة دعاء وتوسل يطلب فيها الله شفاء المريض وذهاب العلة من بدنه
Ruqyah, hakekatnya adalah DOA dan wasilah, yg dengannya meminta pada Alloh utk kesembuhan penyakit, dan hilangnya penyakit dari badan seseorang

Ada tiga point disini :
1. Doa kepada Alloh (utamanya dgn quran dan doa2 dari ulama)
2. Wasilah tertentu (bisa hipno, sentuhan, pijat, tasbih, dll)
3. Utk Kesembuhan

Terapi apapun, jika memuat unsur itu, maka itu ruqyah

Maka BEKAM sebagai WASILAH, jika disertai dgn DOA pada ALLOH, maka itu juga disebut ruqyah

HIPNOTHERAPI, PIJAT, atau terapi lain2nya, itu sebagai WASILAH yg jika disertai DOA pada ALLOH maka itu juga RUQYAH

Lalu, kita sebagai org islam, tentu diperintahkan utk berdoa, dlm segala hal
ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Jadi apapun terapi yg kita lakukan, sdh semestinya disertai dgn doa, lbh afdlol lagi kalo doanya dari NABI atau dari ULAMA

Makanya, dlm konteks DOA KESEMBUHAN ini, sdh sepantasnya terapi apapun, sertailah itu dgn DOA pada ALLOH

Dalam konteks inilah, kata JADIKAN QURAN sebagai obat PERTAMA dan UTAMA diterapkan.
—–
Artinya, apapun terapinya, isilah itu dgn DOA pada Alloh
—–

Lalu, apakah dgn jargon JADIKAN QURAN SEBAGAI OBAT PERTAMA DAN UTAMA lalu menafikan terapi lain?

Tentu tidak, tapi maksudnya adalah APAPUN TERAPInya, sebagai org islam SELALU SISIPKANLAH DOA dalam terapinya

Dgn menyisipkan doa, maka hakekatnya kita sdh MENGUTAMAKAN ALQURAN sebagai wasilah terapi.
dan DOA utk mencari kesembuhan ini dinamakan RUQYAH

Jadi ruqyah jangan selalu dipahami sebagai terapi seperti metode2 yg selama ini dipelajari para praktisi ruqyah

Metode sentuhan zalzalah, tahdid, berdiri, pencarian buhul, itu BAGIAN dari cara RUQYAH ..
Tapi bukan RUQYAH itu sendiri, karena RUQYAH halekatnya ya DOA UTK KESEMBUHAN

Disinilah saya katakan, jangan tinggalkan QURAN dan Ruqyah….!!!!

Dalam konteks ini, jika ada seorang praktisi hipnotherapi, akupuntur, bekam, atau terapi lainnya dan kebetulan dia MUSLIM maka sdh sangat selayaknya memverbalkan dgn DOA

Dengan begitu, dia punya banyak kelebihan dlm terapinya .
1. Terapinya sama dgn org lain, efek standar dari terapinya dia dapat
2. Terapinya itu berpotensi lbh DAHSYAT efeknya karena disertai dgn doa, dan tawakkal yg lbh pada Alloh
3. Nilai ibadahnya bertambah, karena selain diniati membantu kesembuhan org lain, dia dpt pahala juga dari baca qurannya
4. Jika ditambah niat amaliahnya sebagai bukti cinta pada Rosululloh, maka tambah lagi pahalanya
5. Banyak keuntungan lainnya

Makanya jangan alergi dgn kata2
JADIKAN ALQURAN SEBAGAI OBAT PERTAMA DAN UTAMA

Karena maksudnya adalah

APAPUN TERAPINYA, SISIPKANLAH DOA DAN BACAAN ALQURAN DIDALAMNYA

Maka itu saya Bukanlah Praktisi Ruqyah, Tapi Pengamal Ruqyah

Karena saya selalu berusaha menyisipkan unsur ruqyah (doa kesembuhan) dlm setiap keluhan yg membutuhkan kesembuhan, utamanya utk keluarga saya dan lingkugan saya

Walopun tdk SAKLEK dgn metode seperti yg selama ini dipraktekkan para praktisi

Anda paham yg saya maksud…???

Oleh: Ustadz Masrur Aura (Sekjend PP JRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published.