Ayat Penjaga

Di Nukil dari kitab Hizbul Wiqoyah wal Hifd karya Habib Hamid bin Alwi Bin Thohir Al Hadad Rohimahulloh :

Ad-Damiri RA mengatakan dalam kitab Hayyatul Hayawan (2/529) bahwa Abu Muhammad Abdulloh bin yahya bin Abi Al Haisyami Al Mash’abiyu, beliau ini termasuk saudara dari Imam Syafi’i RA, Beliau dikenal sebagai seorang Imam, Alim, Sholeh. Beliau dari Yaman dan beliau salah seorang Ulama yg melanggengkan bacaan ayat penjaga ini. Disebutkan bahwa suatu ketika ada sekelompok manusia ingin membunuh beliau dengan pedang namun pedang pedang mereka tak mampu melukai beliau. Beliau juga bercerita :

“Suatu ketika aku melihat ada srigala sedang bermain main dengan seekor domba (beliau merasa heran karena srigala tdk memakan domba tersebut namun justru bermain2 dan terlihat akrab), maka akupun menghampiri Domba tersebut setelah aku lihat di leher domba dikalungkan ayat ayat ini (Ayat Penjaga).

Hizib Ayat Penjaga terdiri dari 15 Surat yaitu :

1. Albaqoroh ayat 255
2. Al-An’am ayat 61
3. Hud ayat 57
4. Yusuf ayat 64
5. Ar-Ro’du ayat 11
6. AlHijr ayat 9
7. AlHijr ayat 17
8. Al-Anbiya’ ayat 32
9. Ash-Shofat ayat 7
10. Fushilat ayat 12
11. Saba’ ayat 21
12. Asyurro ayat 6
13. Al-Infithor ayat 12-10
14. Ath-Thoriq ayat 4
15. Al-Buruj ayat 12-22

Bacaan Hizb “Ayat Penjaga” :

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

 وَلَا يَــئُوْدُهٗ حِفْظُهُمَا  ۚ  وَ هُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ , وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً , اِنَّ رَبِّيْ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ حَفِيْظٌ , فَاللّٰهُ خَيْرٌ حٰفِظًا ۖ  وَّهُوَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَ , لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ  مِنْ اَمْرِ اللّٰهِ , اِنَّا نَحْنُ  نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰـفِظُوْنَ , وَحَفِظْنٰهَا مِنْ كُلِّ شَيْطٰنٍ  رَّجِيْمٍ  ,وَجَعَلْنَا السَّمَآءَ سَقْفًا مَّحْفُوْظًا ,وَحِفْظًا  مِّنْ كُلِّ شَيْطٰنٍ مَّارِدٍ , ِوَحِفْظًا ذٰ لِكَ تَقْدِيْرُ الْعَزِيْزِ الْعَلِيْمِ , وَ رَبُّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ حَفِيْظٌ, اللّٰهُ  حَفِيْظٌ عَلَيْهِمْ وَمَاۤ اَنْتَ عَلَيْهِمْ بِوَكِيْلٍ ,وَاِنَّ عَلَيْكُمْ لَحٰـفِظِيْنَ, كِرَامًا كَاتِبِيْنَ ,يَعْلَمُوْنَ مَا تَفْعَلُوْنَ, اِنْ كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ, إِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ, إِنَّهُ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيد ُ,وَهُوَ الْغَفُورُ الْوَدُودُ ,ذُو الْعَرْشِ الْمَجِيدُ ,فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ ,هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْجُنُودِ ,فِرْعَوْنَ وَثَمُودَ ,بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي تَكْذِيبٍ ,وَاللَّهُ مِنْ وَرَائِهِمْ مُحِيطٌ ,بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَجِيدٌ ,فِي لَوْحٍ مَحْفُوظٍ

Ayat Penjaga ini boleh di baca kemuian di tiupkan (pagi/sore), di bawa, di baca kemudian di minumkan, di tulis di piring lalu di minumkan. Kalau di JRA di Sarankan untuk di baca pagi/sore, di bacakan kepada marqi supaya tdk di ganggu lagi pasca diruqyah, dibaca untuk menjaga keluarga kita.

☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆

Sampaikan kepada yang lain, Bahwa Alqur’an Adalah Obat Utama dan pertama bagi Orang Sakit.

Dan sampaikanlah walau Satu Ayat …

Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya.” (HR. Imam Muslim)

Sebarkan Dakwah JRA ini. Semoga perjuangan dakwah kita ini senantiasa mendapat Ridho Allah SWT, Amin.

 

Oleh : Gus Amak (Founder JRA)

35 Replies to “Ayat Penjaga”

  1. Assalamu ‘alaikum wr. wb
    Gus saya mau konsultasi buka bukaan alias porna info , gini Gus kami kemarin yang datang ke Demak untuk ikut pelatihan Praktisi Ruqyah itu kebetulan para pengamal dzikir Toriqot lebih tepatnya Toriqot Qodiriyah Naqsabandiyah Mursyid Surayalaya ( Abah AOS )
    Nah dalam hal ini kalau saya lihat secara ke ilmuan jelas jelas tidak bertentangan dg syar’i kususnya juga tidak bertentangan dengan
    ajaran guru kami ( Toriqot ) apalagi dalam 99 prinsip JRA itu menuliskan bahwa seorang JRA harus berakhlak sufi ( 93 s/d 99 )
    nah bagaimana bila sesudah mereka di ruqyah lalu mereka kita ajarkan dzikir ! agar mereka tidak ghoflah , senantiasa istiqomah dalam ketaatan dan yang jelas tidak akan menjadi bulan bulanan jin ! Bagaimana Gus ? mohon petunjuk Gus !
    Salam dari Kabupaten Tegal

  2. Assalamu ‘alaikum wr. wb
    Gus saya mau konsultasi buka bukaan alias porno info , gini Gus kami kemarin yang datang ke Demak untuk ikut pelatihan Praktisi Ruqyah itu kebetulan para pengamal dzikir Toriqot lebih tepatnya Toriqot Qodiriyah Naqsabandiyah Mursyid Surayalaya ( Abah AOS )
    Nah dalam hal ini kalau saya lihat secara ke ilmuan jelas jelas tidak bertentangan dg syar’i kususnya juga tidak bertentangan dengan ajaran guru kami ( Toriqot ) apalagi dalam 99 prinsip JRA itu menuliskan bahwa seorang JRA harus berakhlak sufi ( 93 s/d 99 ) nah bagaimana bila sesudah mereka di ruqyah lalu mereka kita ajarkan dzikir ! agar mereka tidak ghoflah , senantiasa istiqomah dalam ketaatan dan yang jelas tidak akan menjadi bulan bulanan jin ! Bagaimana Gus ? mohon petunjuk Gus !
    Salam dari Kabupaten Tegal

Leave a Reply

Your email address will not be published.