Darurat Wahabi, Tak Sekedar Mengajarkan Ruqyah, di Bengkulu JRA juga memperkuat aqidah Aswaja

Setelah pelatihan praktisi pertama di Muko Muko bertempat di Ponpes Al Fattah Nailul Anwar asuhan Gus Miftachul Huda Al Chakimi. Alhamdulillah untuk ke dua kalinya pelatihan praktisi di provinsi Bengkulu terselenggarakan dengan sukses. Lokasi pelatihan praktisi kedua ini bertempat di Ponpes Hidayatul Mubtadi-ien asuhan Romo Kyai Abdul Muntaqim Ahmad kota Bengkulu.

Menurut Gus Huda sebagai ketua PW JRA Bengkulu, untuk pelatihan praktisi kali ini, tidak sekedar ilmu ruqyah aswaja saja yang diajarkan, namun juga penjelasan tentang aqidah ahlussunnah wal jama’ah diperkuat lagi, hal ini karena menurut beliau, selama ini Bengkulu darurat wahabi. Banyak ruqyah-ruqyah dari Wahabi ini yang dalam proses pengobatannya menyalahkan amaliyah-amaliyah Aswaja.

Sempat pula ada suatu kejadian yang hampir menggagalkan acara pelatihan praktisi di Ponpes. Namun alhamdulillah bisa tertangani & tetap terselenggara dengan lancar. Pelatihan sukses dengan dihadiri calon peserta 80 orang, yang mana semua calon praktisi jelas bahwa beraqidah ahlussunnah wal jama’ah.

Diharapkan pelatihan kali ke dua ini bisa mencetak praktisi – praktisi handal yang bisa membantu umat, tidak sekedar siar & mendakwahkan Al Qur’an sebagai syifa, namun juga membentengi dan meneguhkan kembali ajaran-ajaran aqidah ahlussunnah wal jama’ah yang telah diajarkan oleh para masyayikh kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published.