Kisah Ruqyah Massal JRA El Paidi di Banyusari

“Monitor… posisi team 2 ?, saya sudah di depan Kebun Raya” Tanya salah satu anggota team 2.
“Siap…kita 5 menit lagi sampai” koment salah satu anggota team 2 yg masih otw (on the way).

Begitulah salah satu bagian koordinasi team 2 di grup WA yg sebelumnya sudah direncanakan kumpul di depan Kebun Raya Purwodadi tepat pukul 7.30 untuk bersama menuju lokasi Ruqmasy di MADIN Miftahul Ulum, Dusun Banyu Sari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Beberapa saat kemudian kamipun berkumpul dan…kriiiing…
“Ngapunten dulur, saya masih di Pandaan, mohon ditunggu nggeh” ternyata Gus.Acit memberitahu team kalau beliau masih otw.

“Siap, kita tunggu d Warkop ya” Jawab Kang Budi sebagai solidaritas dan ke-setiakawan-an agar team tetap solid.

Beberapa saat setelah memesan minuman penghangat suhu badan di warkop yang dimaksud menunggu kedatangan Gus Acit tiba-tiba…

wwuueesssss….

“Lho, itukan Gus Acit..” teriak Kang Zayadi kaget melihat Gus Acit melaju kendaraannya secepat pesawat tempur Sukhoi PAK-FA.

Tanpa pikir panjang kami pun menyeruput minuman dan segera menyusul Gus Acit.

Tepat pukul pukul 09.30 WIB Jam’iyah Ruqyah Aswaja team 2 el-Paidi Pasuruan tiba di lokasi Ruqmasy dengan semangat membara. Kamipun dipersilahkan masuk kesalah satu rumah panitia untuk berramah tamah.

Setelah dirasa cukup kami menuju gedung Madin Miftahul Ulum, Dusun Banyu Sari, Kecamatan Tutur.

Acara pun di buka dengan pembacaan Rotibul Hadad yg di pimpin oleh ustd.Abdullah dari Rombo Karang Panas disusul prakata panitia dan sambutan tokoh masyarakat dan team 2 JRA el-Paidi sendiri.

Tibalah saatnya rangkain inti Ruqmasy dimulia yg di pimpin oleh Gus Nur Al-Hajr dr Surabaya. Dengan segelas air, Gus Nur Al-Hajr mulai menjelaskan makna Ruqyah dalam Islam dan siapa team 2 el-Paidi Pasuruan.

“ooooo….baru tahu saya” guman salah satu marqi

“ternyata…selain untuk di baca sebagai Kitab umat Islam, Al-Quran juga sebagai obat juga toh..” sahut marqi disebelahnya.

Barulah Gus Nur Al-Hajr menuntun para marqi membaca rangkainan ayat-ayat AL-Quran.

Sesi pertama ruqyah, sebagian marqi mulai bereaksi, ada yang mual-mual dan ada juga yang berkeringat gobyos .

Dilanjutkan sesi kedua dengan cara tangan kiri di dada sebagai symbol penyakit non medis dan tangan kanan memegang perut sebagai symbol adanya penyakit medis. Ketika sesi kedua sedang berlangsung tiba-tiba…
“ Kedebbuk !!??” satu marqi mulai jatuh tak sadarkan diri.
“hiiiii….hiiiiii….hiiiii…!!! ” baberapa marqi mulai menangis sesenggukan. Dan…….
“ ciaaaaaaatt…ciaaaattt….” Sebut saja Armando (mungkin karena dia masih muda dan keren) Salah satu marqi bereaksi lebih pertanda ada makhluk astral yang merasa terusik dan reaksi ini mengganggu marqi lain. Dengan sigap…team dan dibantu panitia pun mengevakuasi korban ketika tak sadarkan diri menuju ruang isolasi yang sudah disediakan panitia.
Sesi keduapun berakhir dan banyak marqi yang bereaksi ketika menginjak sesi ketiga, dengan berdiri…
“ kedebuk …” (pingsang 1)
“ kedebuk ..” (pingsan 2 dst)
Di Ruang eksekusi berbagai Macam Jin bersemayam di tubuh marqi mulai mendapat penanganan khusus dari team. Ada yang berusaha memanjat dan mencakar tembok dan dengan kesigapan salah satu team dengan menggertak :

“ angkat tangan… ” si Armando kesurupan pun serta merta angkat tangan. Dan dengan dialog kecil, jin pun bersedia keluar dari tubuh Armando tanpa di paksa.

Di antara sekian marqi yang terinfeksi makhluk astral, ditemukan jin yg team tidak mengerti bahasa jin tersebut. Dengan izin Allah, salah satu dari membacakan salah satu ayat Al-Quran dengan memohon agar jin yang ber-KTP-kan Kalimantan bisa berbahasa Jawa, dan ….
“ sopo kon …” walhasil jin Kalimantan-pun bisa menggunakan bahasa Jawa. Setelah melalui dialog panjang antara team dan Jin Kalimantan (yang sudah menjadi Jawa,red), dia pun berhasil dikeluarkan dengan paksa.

Begitulah sekelumit cerita perjalanan panjang Ruqmas Team 2 el-Paidi di Madin Miftahul Ulum, Dusun Banyu Sari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Smoga kita slalu di beri kekuatan dan perlindungan oleh Allah SWT ..Amiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.