Ruqyah dalam Islam dan Adab Meruqyah menurut Buya Yahya

Alhamdulillah, dalam silaturrahmi Pembina dan Founder Jamiyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Ust.Allama A’laudin Siddiqi, M.Pd.I beserta Kepengurusan Pusat dan Team JRA yang kebetulan berkesempatan hadir kepada KH. Buya Yahya di LPD Al-Bahjah Tulungagung, terjadi suasana silaturrahim yang hangat, dan kami mendapat beberapa wejangan yang sangat bermanfaat bagi eksistensi Ruqyah, terutama yang bernafaskan Ahlus Sunnah Wal-Jama’ah (Aswaja), terutama kami yang tergabung dalam organisasi Jamiyyah Ruqyah Aswaja (JRA). 

Dikutip dari laman facebook Gus Amak, beliau menulis:

“Bila cinta seseorang telah sempurna, maka tak ada ungkapan lain kecuali tetesan Air Mata….”.(AAS)
” Masyaalloh, Insyaalloh ini orang sholih…” Sambil mengelus elus dada Alfaqir ini. 

Ketika Pembukaan Pelatihan JRA (Jam’iyyah Ruqyah Aswaja) Saya mengatakan : “Cita cita saya adalah : “Sebelum meninggal dunia, saya ingin mencium tangan dan memeluk Buya Yahya…”
Namun Hari Allah Swt menganugrahkan lebih dari itu, Al faqir dipeluk dan cium oleh Buya Yahya. Alloh Alloh…
تبارك الله، هذا من فضل ربى

Bagi kita semua yang ingin mendengarkan pendapat Buya Yahya tentang Ruqyah dan Bagaimana Nasehat beliau, silahkan simak video di halaman ini, yang kami link langsung dari Channel Youtube LPD Al-Bahjah.

Selamat menyimak…..

Barokallohu Laka…..

Leave a Reply

Your email address will not be published.